Monday, September 1st, 2008
Maafkanku kali ini, karena tak bisa melupakan dirimu, meski hanya sesaat. Seluruh Nadiku serasa akan pecah bila aku merindukanmu. Engkau seakan masuk ke setiap sunsum tulangku dan meracuni setiap nafasku.
Maafkan aku jika aku tak sanggup berucap padamu. Karena Sebagaimana Allah membuat jiwa - jiwa kita sebagai tawanan tubuh - tubuh ...
Posted in Keseharian, Syair | 2 Comments »
Wednesday, August 27th, 2008
Aku menuliskan kata - kata ini dalam margin - margin pikiranku. Membuka semua rasa yang sempat tersimpan rapi, membuka semua pintu hati yang dulu terkunci, dan membongkar semua rahasia yang pernah tersembunyi dalam dada ini. Masih kudengarkan pelan, rintihan semak belukar yang tercabut dari akarnya. Menghembuskan kesedihan yang ...
Posted in Keseharian | No Comments »
Friday, June 20th, 2008
Sekali - kali 'ku tak pernah ingin mengganggumu. Sungguh bukan demikian inginku. Aku hanya ingin melihat dirimu, sekilas dibalik bayang gelapku. Jangan kau takut manis, aku tak ingin membuatmu risau meskipun hanya sekali. Jangan juga engkau bertanya siapa aku. Aku bukanlah siapa - siapa, aku hanya seorang cameo di panggung ...
Posted in Syair | 1 Comment »
Monday, March 24th, 2008
Tapi sekarang sudah 50 tahun dan kita mesti menuju sebuah masa dengan identitas nasional
Begitulah kutipan pernyataan Hermen Shastri, Sekretaris Eksekutif Federasi Kristen Malaysia, mengenai politik berbasis ras di malaysia, seperti yang saya baca di situs BBC Indonesia. Intinya adalah Hermen Shastri mengatakan bahwa sudah waktunya politik berbasis ras di malaysia ...
Posted in Sosial Politik | No Comments »
Friday, March 14th, 2008
Kali ini saya ingin bercerita tentang kisah 2 orang laki-laki. Laki - laki pertama kita sebut saja bernama X, sedangkan lelaki kedua kita sebut saja dengan nama Y. X dan Y merupakan teman satu kampus meskipun tidak terlalu akrab. X dan Y ternyata menyukai satu orang wanita yang kita sebut ...
Posted in Keseharian, Perenungan | No Comments »